Bisakah Artikel Cepat Terbit di Jurnal Internasional (Bag. 2)

Setelah Anda memastikan topik artikel Anda sesuai dengan cakupan topik yang ditetapkan oleh jurnal pilihan Anda, maka naskah Anda akan masuk ke tahap ke-2, yakni tahap REVIEW.

Review dilakukan oleh Reviewers yang ditunjuk oleh Editor (‘bos’nya jurnal). Bisa satu orang, bisa dua orang, bahkan tiga orang. Kerjanya mirip seperti pembimbing skripsi, tesis, atau disertasi kita dulu.

Penulis (batik hijau) sebagai pemateri bersama para peserta workshop jurnal di Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar

Tugas Reviewer adalah mengevaluasi kelayakan naskah artikel Anda. Layakkah terbit di jurnal tsb? Bermanfaatkah untuk pembaca jurnal tsb?

Berita baiknya adalah: Reviewers cenderung menghindari penolakan dan lebih mengutamakan ‘revisi’ naskah Anda. Tentu sesuai saran2 membangun dari mereka. Jika Anda dapat memenuhi permintaan Reviewer ini, Anda selangkah makin dekat dengan kata ‘Accepted’.

Berita ‘buruk’nya adalah: Lama waktu Review bisa berlangsung antara 3-6 bulan! Bisa lebih cepat, atau lebih lama dari itu. Semua tergantung:
1. Ketersediaan Reviewer di jurnal tsb yang sesuai dengan topik bahasan naskah Anda;
2. Kesibukan Reviewer itu sendiri. Yang pastinya mereka juga dosen/peneliti. Dengan beban ‘Tri Dharma’ seperti kita di sini. Hehe.

Jadi, untuk menjawab pertanyaan yang menjadi judul tulisan pendek ini, bisakah sebuah artikel terbit cepat di suatu jurnal internasional, dengan memperhatikan dapur jurnal yang saya bagikan pada seri tulisan ini, maka dengan terpaksa saya harus menjawab: Tidak bisa.

Rencanakan waktu publikasi Anda dengan bijak πŸ˜ŠπŸ‘

*Pesan yang sama saya sampaikan dalam one-day workshop yang diselenggarakan oleh Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar, Kota Blitar, Jatim. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Direktur Drs. Pudji Herijanto beserta jajaran kepada saya dan tim untuk berbagi seputar jurnal internasional.

Bisakah Artikel Cepat Terbit di Jurnal Internasional (Bag. 1)

Q: Bisakah artikel Anda diterima (accepted) dalam waktu singkat di sebuah jurnal internasional bereputasi?

Untuk menjawab pertanyaan tsb, pertama-tama kita perlu memahami proses yang ada di dapur setiap jurnal.

Ketika Anda mengirimkan sebuah artikel ke suatu jurnal, artikel tersebut akan menjalani 2 tahapan:

1. Seleksi/screening awal

Dengan alasan banyaknya (ribuan) naskah yang masuk ke dapur editor setiap tahunnya, editor utama biasanya memberlakukan seleksi awal terhadap setiap naskah yang masuk.

Salah satu poin penting yang dilihat pada tahapan ini adalah: Kesesuaian topik/konten artikel dengan cakupan topik yang ditetapkan oleh jurnal tersebut.

Jika artikel Anda gagal memenuhi kriteria tsb, maka hampir pasti editor akan menolak artikel Anda. Lalu mempersilahkan Anda untuk mengirimkannya di jurnal lain yang lebih sesuai (Jangan kaget, banyak editor yang bisa sangat sopan menyampaikan penolakan tsb. Tapi ada juga yang menyampaikan dengan bahasa yang ‘dingin’. Hehe.)

Selain kesesuaian topik, sebagian editor sangat ketat dalam melihat format dan layout penulisan artikel Anda.

Jika tak sesuai dengan ketentuan yang mereka tetapkan, mereka tak segan2 untuk menolak artikel Anda.

Pelajaran dari tahapan ini: Pastikan topik/konten artikel Anda sesuai dengan cakupan topik jurnal yang dituju.

(Bersambung… Tahap 2: Review)

Workshop di Universitas Jember, Direktur TerjemahJurnal.com Bagi Tips Publikasi Artikel

Aulia Luqman Aziz (kanan) menyampaikan tips dan trik publikasi artikel di jurnal internasional bereputasi

Alhamdulillahi Robbil ‘Aalamiin

Setelah Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Sub Tropika Batu, Jatim, saya kembali mendapat kehormatan untuk berbagi tentang serba-serbi jurnal internasional bereputasi di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember, Sabtu (22/9).

Dalam kesempatan itu, saya menyampaikan beberapa hal tentang jurnal internasional bereputasi, di antaranya:

  • Tahapan2 menerbitkan artikel di jurnal internasional bereputasi
  • Berkenalan dengan Editor dan Reviewer jurnal, beserta tugas dan kewenangan masing2
  • Jenis2 artikel yang dapat diterima oleh jurnal internasional (tidak selalu harus Research Article loh 😁)
  • Berkenalan dengan lembaga pengindeks jurnal internasional: Scopus, Thomson Reuters, DOAJ, dll, dan kaitannya dengan SK Menristekdikti tentang jurnal ilmiah.
  • Tips dan trik mencari jurnal yang sesuai dengan topik dan isi artikel Anda.

Semua materi tersebut saya sampaikan dan diskusikan bersama 30 orang guru besar dan dosen dari empat prodi yang ada di bawah FIB UNEJ selama satu hari penuh, sejak pagi hingga sore hari.

Seusai acara, saya berharap mudah2an dari oleh-oleh materi yang saya bawakan ini sedikit lebih mencerahkan pengetahuan dan rencana-rencana besar bapak dan ibu dalam meraih cita2 yang lebih tinggi ke depan.

Terima kasih saya ucapkan kepada segenap jajaran FIB UNEJ atas sambutan yang sangat baik atas kehadiran saya: Dekan Prof Dr Akhmad Shofyan, Bpk Drs Kusnadi MHum, Ibu Erna (Ketua Prodi Sastra Indonesia), Prof Dr Bambang Budi, Prof Dr Sukarno, dan segenap bapak/ibu dosen yang tidak sanggup saya sebutkan satu per satu tanpa mengurangi rasa hormat.

Bagi bapak/ibu penulis lainnya, jika memang ada kesempatan, dengan senang hati dan Insya Allah saya bisa hadir di kampus bapak/ibu untuk berbagi trik dan tips seputar jurnal internasional bereputasi ini.

Salam hormat,

Aulia Luqman Aziz, M.Pd.
Pendiri & Direktur Operasional TerjemahJurnal.com

Berafiliasi dengan:

  • Russian Journal of Agriculture and Socio-Economics (indexed in DOAJ with Green Thick)
  • Biotika (indexed in DOAJ with Green Thick)
  • EconEurasia.com (ISSN under reviewed)

Indekskan Artikel Anda di DOAJ Lebih Cepat dengan Layanan Spesial dari Kami

Yth: Penulis dan Peneliti di seluruh penjuru tanah air

Dari: Meja Kerja www.Terjemahjurnal.com

Bersama ini saya informasikan kepada bapak dan ibu, khususnya bagi Anda yang akrab dengan jurnal internasional rekanan kami Russian Journal of Agriculture and Socio-Economics (RJOAS), bahwa kami dan pihak pengelola jurnal tsb baru saja menyepakati peningkatan kualitas layanan kepada penulis di seluruh Indonesia.

Yang baru dari layanan kami adalah: Setiap artikel bapak dan ibu yang telah diterbitkan di RJOAS akan langsung pula di-indeks-kan di Directory of Open Access Journals (DOAJ).

Sehingga, artikel Anda tidak hanya akan terbit di jurnal tsb, tetapi juga dapat langsung Anda (dan rekan2 peneliti Anda) buka di website resmi DOAJ (www.DOAJ.org).

Yang istimewa adalah, sebelumnya, artikel Anda baru dapat terindeks di lamam DOAJ antara 6 bulan hingga 1 tahun lamanya setelah terbit di RJOAS.

Dengan kesepakatan baru ini, kini Anda tak perlu lagi menanti hingga selama itu.

Akan kami upayakan yang terbaik agar artikel Anda dapat terindeks di DOAJ dalam 1 Pekan setelah terbit online di RJOAS.

Dan setelah 1 pekan itu pula, artikel Anda dapat dibaca oleh para pembaca dari seluruh dunia yang sedang mencari2 referensi artikel dari laman DOAJ.

Asyik, bukan? 😁

Namun perlu saya sampaikan pula. Dengan adanya layanan ekspres ini, ada konsekuensi penambahan biaya publikasi dari pihak RJOAS.

Yang jelas, cukup terjangkau utk menerbitkan artikel di jurnal terindeks DOAJ, non-predator, dan berpotensi memberikan kredit poin maksimal 20 di mata Kemenristekdikti. πŸ˜πŸ‘

Demikian informasi ini saya sampaikan. Jika ada yang ingin Anda tanyakan, silahkan menghubungi saya kapan saja. 😊

Terima kasih atas kepercayaan bapak dan ibu selama ini kepada saya dan tim. πŸ˜ŠπŸ™

Hormat saya,
Aulia Luqman Aziz
www.TerjemahJurnal.com

TerjemahJurnal.com Bagikan Cerita Seputar Publikasi Jurnal Internasional di Universitas Muhammadiyah Jakarta

Tim TerjemahJurnal.com turut ambil bagian sebagai pemateri dalamΒ kegiatan yang bertajuk “Workshop Penulisan Artikel di Jurnal Internasional Bereputasi”, Jumat-Sabtu (31/03-01/04). Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), tersebut mengundang para dosen untuk mendapatkan materi seputar penulisan dan publikasi artikel di jurnal internasional bereputasi. TerjemahJurnal.com diwakili langsung oleh Pendiri dan Direktur Aulia Luqman Aziz SS SPd MPd. Sedangkan pemateri lainnya adalah Dr Adji Ahmad Rinaldo Fernandes MSc, Dosen Program Studi Statistik Universitas Brawijaya, yang berpengalaman sebagai Reviewer di berbagai jurnal internasional.

Aulia Luqman Aziz (kanan) dan Adji Ahmad Rinaldo Fernandes (dua dari kanan) berfoto bersama Rektor UMJ Prof Syaiful Bakhri (berbaju putih) dan Wakil Dekan I FEB UMJ Liza Nora (kiri)

Rektor UMJ Prof Dr Syaiful Bakhri dalam sambutan pembukaan menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Luqman dan Adji dalam kegiatan tersebut. Menurut Rektor, pihaknya senantiasa mendorong para dosen UMJ untuk melanjutkan studi dan aktif menulis di jurnal internasional. “Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, dosen-dosen khususnya di FEB UMJ lebih aktif dalam menulis dan mempublikasikan artikel di jurnal internasional bereputasi,” ujar Guru Besar bidang Hukum Pidana ini.

Foto Bersama Para Peserta dan Pemateri

Sementara itu, ada empat materi yang disampaikan oleh Luqman, panggilan akrabnya, yakni “Selamat Datang di Jurnal Internasional Bereputasi”, “Menulis untuk Jurnal Internasional”, dan dua tutorial masing-masing “Mencari Jurnal yang Tepat untuk Artikel Anda” dan “Proses Submission ke Jurnal Internasional”. Pada materi pertama dan kedua, para peserta diajak untuk memahami seluk-beluk jurnal internasional bereputasi, di antaranya proses review dan jenis-jenis artikel yang dapat diterima oleh jurnal. Sedangkan pada materi tutorial, para peserta langsung dipandu oleh Luqman untuk mencari jurnal yang tepat untuk artikel masing-masing.

Aulia Luqman Aziz sedang menyampaikan materi

Adapun Adji banyak menyampaikan seputar motivasi menulis, sumber-sumber pendanaan penelitian, penghitungan angka kredit, metode penelitian dan analisa data kuantitatif, hingga etika penulisan (fabrikasi, falsifikasi, dan plagiasi). Selama kegiatan, komunikasi yang terjalin antara pemateri dan peserta sangat dinamis. Tak jarang peserta bertanya langsung di tengah-tengah penyampaian materi pada bagian yang kurang mereka pahami. Luqman dan Adji pun menanggapi semua pertanyaan peserta dengan baik.